Pemkab Sumenep Gandeng Dua Perusahaan Bangun Ekosistem Perikanan Terintegrasi

- Editorial Team

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Achmad Fauzi Wongsojodu Bupati Sumenep (dua dari kanan) saat penandatanganan kesepakatan bersama kemitraan rantai pasok komoditas hasil perikanan dengan dua perusahaan strategis.

Foto: Achmad Fauzi Wongsojodu Bupati Sumenep (dua dari kanan) saat penandatanganan kesepakatan bersama kemitraan rantai pasok komoditas hasil perikanan dengan dua perusahaan strategis.

Suaradara.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama kemitraan rantai pasok komoditas hasil perikanan dengan dua perusahaan strategis.

Dalam kerja sama tersebut, Pemkab Sumenep menggandeng PT Perikanan Indonesia dan CV Bhumiagri Nawasena Perkasa untuk membangun ekosistem perikanan yang terintegrasi, berkelanjutan, serta berdaya saing tinggi.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kemitraan ini diharapkan mampu mendorong percepatan pemanfaatan dan pengembangan potensi hasil perikanan di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengharapkan kemitraan dengan dua perusahaan itu mampu mendorong percepatan dan pemanfaatan hasil perikanan di Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo seusai penandatangan di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca Juga:  Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan dan Akuntabilitas, DPMD Sumenep Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BUMDes Berbasis Aplikasi

Pemkab Sumenep berupaya meningkatkan nilai tambah sektor perikanan melalui penguatan industri hilir. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah meminta PT Perikanan Indonesia (Perindo) dan CV Bhumiagri Nawasena Perkasa untuk membangun pabrik pengolahan ikan.

“Pabrik pengolahan ikan diharapkan komoditas perikanan lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas, meningkatkan pendapatan nelayan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” terangnya.

Bupati menegaskan, secara geografis Kabupaten Sumenep memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat melimpah, baik dari hasil tangkapan laut maupun budidaya. Potensi tersebut menjadi salah satu sektor pembangunan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta membuka peluang pengembangan industri pengolahan hasil perikanan yang bernilai tambah tinggi.

Baca Juga:  Aktivis Bajingan

“Potensi ini harus dikelola secara optimal agar mampu memberikan dampak nyata, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku usaha,” tambahnya.

Melalui Dinas Perikanan, Pemkab Sumenep juga terus meningkatkan sinergi dengan pelaku usaha dan masyarakat guna membangun ekosistem perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Kami optimistis kolaborasi kuat di sektor perikanan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar regional hingga internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Titik Mustilasari menyampaikan bahwa pihaknya memilih Kabupaten Sumenep, karena sangat prospektif dalam bidang perikanan, misalnya produksi perikanan tangkap yang mencapai 44 ribu ton pertahun, ekosistem budidaya kerapu premium, potensi rumput laut yang cukup besar dan performa ekspor.

Baca Juga:  Momentum Harkopnas, Bupati Achmad Fauzi Ajak Insan Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Percepat Transformasi Digital

“Kami berharap, kolaborasi ini mendorong peningkatan nilai tambah produk perikanan, memperkuat rantai pasok, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.@ (man)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Geser Sejumlah Pejabat Administrator
Ketua Banggar DPR Perkirakan Kebutuhan Anggaran MBG 2027 Cukup Rp174 Triliun, Kualitas Tetap Terjaga
MBG: Malaikat Berjubah Gelap
Pemkab Sumenep Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Jelang Iduladha 1447 H, Said Abdullah Salurkan 298 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Madura
Tingkatkan Mutu Layanan, RSUD Moh Anwar Perkuat Melalui Validasi Data Pelayanan
Layani Ratusan Pasien, Kunjungan Poli Terpadu RSUD Moh Anwar Terus Meningkat
Said Abdullah Tegaskan Kedekatan Ideologis PDI Perjuangan dan Kalangan NU di Musancab Sumenep

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 08:08 WIB

Bupati Sumenep Geser Sejumlah Pejabat Administrator

Senin, 6 Juli 2026 - 11:16 WIB

Ketua Banggar DPR Perkirakan Kebutuhan Anggaran MBG 2027 Cukup Rp174 Triliun, Kualitas Tetap Terjaga

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:12 WIB

MBG: Malaikat Berjubah Gelap

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:45 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:46 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Said Abdullah Salurkan 298 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Madura

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmadi Fauzi Wongsojodu (baju putih) didamping Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Chainur Rasyid saat meninjau langsung proses budidaya sayuran hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok

Berita

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:55 WIB

Fauzi As, Pemerhati Kebijakan Publik

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 03:27 WIB