Sumenep, SuaraDara.com – Prestasi membanggakan ditorehkan putra asal Kecamatan Pasongsongan. Gus Adim Yasin Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pengosongan, Kabupaten Sumenep, berhasil meraih Juara 1 Anugerah Penyuluh Agama.
Keberhasilan yang diraih Gus Adim Yasin tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama KUA Pasongsongan.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Kyai Abdul Wasid, M.Pd.I, didampingi oleh Kasi Bimas Islam, Gus Muhammad Mabrur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen penyerahan penghargaan terasa kian istimewa karena disaksikan langsung oleh dua tokoh muda inspiratif dari Pondok Pesantren Lirboyo, Gus Ahmad dan Ning Sheila, yang hadir sebagai penceramah utama.
Prestasi yang diraih Gus Abdul Adim bukanlah kebetulan semata. Sosok yang dikenal dengan inovasi dakwahnya yang menyentuh aspek lingkungan melalui program “Taubat Ekologi”.
Gus Adim dinilai berhasil membawa wajah penyuluh agama yang tidak hanya pandai berdakwah di mimbar, namun juga berdampak nyata bagi kelestarian alam dan pemberdayaan umat.
Usai menerima penghargaan, Gus Abdul Adim Yasin menyampaikan tanggapannya dengan penuh kerendahan hati.
“Prestasi ini sejatinya adalah bagian dari proses belajar. Ini bukan akhir, melainkan pemicu semangat bagi saya pribadi untuk semakin berdaya,” ujar Gus Adim kepada awak media.
Gus Adim berharap apa yang pihaknya lakukan bisa semakin berdampak manfaat luas di tengah-tengah masyarakat.
“Harapan terbesarnya adalah agar apa yang kami lakukan bisa semakin berdampak manfaat luas di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Tak lupa beliau juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan dorongan motivasi sehingga dirinya bisa menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat.
“Rasa terimakasih kepada Kepala Kankemenag Sumenep, kasi bimas islam, Kepala KUA Pasongsongan, dan ketua IPARI Sumenep yang selama ini memberikan dorongan motivasi agar saya menjadi bagian dari solusi di tengah tengah masyarakat,” tambahnya.
Kebanggaan mendalam turut dirasakan oleh Kepala KUA Kecamatan Pasongsongan, Kyai Muhammad Sadik. Ia menilai pencapaian Gus Adim adalah bukti bahwa dedikasi tulus di akar rumput akan selalu membuahkan hasil yang manis.
“Saya sangat bangga dengan pencapaian yang diraih oleh Gus Abdul Adim Yasin. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi penyuluh agama yang lain, khususnya di lingkungan KUA Pasongsongan, agar terus berlomba-lomba menebar manfaat,” tutur Kyai Sadik.
Resepsi yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB ini berlangsung khidmat dan meriah. Acara diawali dengan tawassul, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan lantunan Sholawat Nabi yang menyejukkan hati.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Sumenep menekankan pentingnya transformasi layanan umat di usia Kemenag yang ke-80 ini.
Puncak acara diisi dengan tausyiah (mauidhoh hasanah) oleh pasangan dakwah fenomenal, Gus Ahmad dan Ning Sheila, yang mengupas hikmah Isra’ Mi’raj dalam konteks kehidupan modern dan keluarga.
Ribuan ASN beserta keluarga besar Kemenag Sumenep tampak antusias menyimak pesan-pesan moral yang disampaikan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, di mana Gus Abdul Adim Yasin, dengan piagam penghargaan di tangan, berdiri sejajar dengan para petinggi Kemenag dan tamu kehormatan, mengabadikan momen kemenangan yang akan menjadi inspirasi bagi para penyuluh agama di masa depan.
Penulis : Dara
Editor : Rakib








