Bapenda Sumenep Optimalkan Penerimaan PBB-P2 melalui Digitalisasi e-PBB

- Editorial Team

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ferdiansyah Tetrajaya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep

Ferdiansyah Tetrajaya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep

Sumenep, Suaradara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep terus berupaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui digitalisasi layanan dan pengelolaan PBB-P2 menggunakan aplikasi e-PBB.

Sistem tersebut dirancang untuk menghadirkan pelayanan perpajakan yang lebih mudah, transparan, cepat, sekaligus memperkuat akuntabilitas penerimaan pajak daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, kehadiran e-PBB dimaksudkan untuk mengatasi persoalan klasik yang selama ini membelit pengelolaan PBB-P2, yakni pajak yang dikenakan atas bumi dan/atau bangunan milik perorangan maupun badan usaha, di luar kawasan perkebunan, kehutanan, dan pertambangan.

Dikatakan, capaian ketetapan baku Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) selama ini masih jauh dari target akibat tingginya angka tunggakan. Ia menilai sistem manual yang selama ini berjalan menjadi akar masalah.

Baca Juga:  Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna

“Tingginya tunggakan ini tidak bisa dibiarkan. Sistem manual selama ini menjadi kendala utama,” ujarnya.

Pria yang karib disapa Ferdian tersebut menjelaskan, sejumlah kelemahan sistem lama, mulai dari minimnya transparansi, wajib pajak yang kesulitan memeriksa tunggakan secara mandiri, celah kecurangan akibat pembayaran yang tidak langsung tercatat, hingga proses distribusi SPPT fisik yang berjalan lambat.

Oleh karena itu, Bapenda merancang e-PBB dengan tiga sasaran utama. Pertama, mempercepat proses cetak dan distribusi SPPT agar lebih efisien. Kedua, mempermudah wajib pajak membayar PBB-P2 melalui kanal digital berbasis QRIS. Ketiga, memperkuat fungsi monitoring dan pengawasan penerimaan pajak.

Aplikasi ini dilengkapi tiga fitur utama: e-SPPT yang memungkinkan pencetakan mandiri di tingkat desa dan kelurahan, pembayaran via QRIS untuk pengecekan sekaligus pelunasan tagihan, serta sistem monitoring yang bisa diakses kecamatan dan desa.

Baca Juga:  Kacabdin Pendidikan Prov Jatim Wilayah Sumenep Lantik Pengurus MGPKLK Kabupaten Sumenep Periode 2026-2028

Penerapan e-PBB dilakukan melalui empat tahapan. Tahap awal berupa pengembangan sistem oleh tim IT bersama koordinasi lintas pemangku kepentingan.

Tahap kedua adalah peluncuran resmi aplikasi melalui portal e-pbb.sumenepkab.go.id pada 26 Oktober 2025. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi kepada petugas kecamatan dan desa, sebelum akhirnya masuk tahap evaluasi berkala untuk menyempurnakan pelaksanaan sistem.

Dijelaskan, e-SPPT merupakan versi elektronik dari SPPT yang sebelumnya harus dikirim secara fisik ke rumah wajib pajak. Kini, dokumen tersebut dapat diakses, diunduh, dan dicetak sendiri secara digital oleh wajib pajak.

“Ini langkah maju signifikan. Aksesnya cepat, risiko dokumen hilang atau rusak berkurang, biaya lebih hemat, transparan, mendukung go green, dan langsung terintegrasi dengan sistem pembayaran,” terangnya.

Bapenda juga melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan penerapan sistem berjalan optimal sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu disempurnakan.

Baca Juga:  Raje Mina Terima DD Dari Pemdes Rosong Sumenep

Secara teknis, wajib pajak hanya perlu memasukkan Nomor Objek Pajak (NOP) beserta tahun pajak untuk masuk ke sistem. Selanjutnya aplikasi akan menampilkan rincian tagihan berikut kode QRIS dinamis yang dapat digunakan untuk membayar tunggakan beberapa tahun sekaligus dalam satu transaksi.

Sementara itu, pihak desa dan kelurahan mengakses sistem melalui login khusus menggunakan username, password, dan verifikasi kode OTP. Melalui aplikasi tersebut, mereka dapat memanfaatkan sejumlah menu, di antaranya Bayar Massal, Piutang, Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP), serta Cetak Massal dan Cetak Individu SPPT.

Ia menambahkan, digitalisasi ini bukan sekadar upaya mempermudah layanan, melainkan juga bagian dari strategi menjaga keamanan penerimaan kas daerah.

“Digitalisasi tidak hanya mempermudah, tetapi juga mengamankan penerimaan kas daerah secara akuntabel,” tegasnya.@ (rama)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUDMA Sumenep Buka Layanan Poli Urologi Bagi Peserta BPJS Kesehatan
Pemkab Sumenep Kenakan Busana Adat Nusantara, Teguhkan Semangat Persatuan di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Matangkan Sekolah Rakyat, Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Strategis dengan Akses Dekat Jalan Raya
Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Integritas dan Keteladanan Bagi Generasi Muda
Pemuda Merah Putih Pabian Hidupkan Semangat Kemerdekaan Lewat Lomba Titian Bambu
Kapolsek Bluto Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Aeng Dake, Dorong Peran Aktif Jaga Kamtibmas
Pelantikan Pengurus KJS 2026–2029 Berlangsung Khidmat, Madura Ethnic Carnival Resmi Diluncurkan
Camat Nonggunong Tinjau Rumah Korban Kebakaran 2025, Dorong Perhatian Pemerintah

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:12 WIB

Bapenda Sumenep Optimalkan Penerimaan PBB-P2 melalui Digitalisasi e-PBB

Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:44 WIB

RSUDMA Sumenep Buka Layanan Poli Urologi Bagi Peserta BPJS Kesehatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Pemkab Sumenep Kenakan Busana Adat Nusantara, Teguhkan Semangat Persatuan di HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Matangkan Sekolah Rakyat, Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Strategis dengan Akses Dekat Jalan Raya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Integritas dan Keteladanan Bagi Generasi Muda

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 04:35 WIB