Pemprov Jatim dan Bagian Hukum Setda Sumenep Gelar Penyuluhan Hukum di Lenteng Timur, Perkuat Budaya Sadar Hukum

- Editorial Team

Kamis, 30 April 2026 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemprov Jatim melalui Biro Hukum Setda Provinsi bekerja sama dengan Bagian Hukum Serda Kabupaten Sumenep saat menggelar kegiatan sosialisasi/penyuluhan hukum di Desa Lenteng Timur.

Foto: Pemprov Jatim melalui Biro Hukum Setda Provinsi bekerja sama dengan Bagian Hukum Serda Kabupaten Sumenep saat menggelar kegiatan sosialisasi/penyuluhan hukum di Desa Lenteng Timur.

Sumenep, Suaradara.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum bagi masyarakat desa/kelurahan tahun 2026 di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat guna mewujudkan kehidupan sosial yang tertib, aman, serta harmonis di tingkat desa.

Penyuluhan hukum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur kepolisian, kejaksaan, pemerintah daerah, hingga Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep. Berbagai materi disampaikan secara komprehensif untuk memperkuat literasi hukum masyarakat.

Materi pertama disampaikan AKBP Martin Lac Makalew dari Polda Jawa Timur yang memaparkan penanganan perkara tindak pidana melalui pendekatan restorative justice. Pendekatan ini menekankan penyelesaian perkara secara adil dengan melibatkan pelaku, korban, serta masyarakat guna memulihkan hubungan sosial dan menciptakan keadilan yang berimbang.

Baca Juga:  Pansus I DPRD Sumenep Bersama Eksekutif Bahas Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

Selanjutnya, Suyanto dari BNNK Sumenep memberikan edukasi mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan desa dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Materi berikutnya disampaikan Nur Fajriyah dari Kejaksaan Negeri Sumenep terkait implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, khususnya mengenai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberanian masyarakat untuk melapor sekaligus memperkuat perlindungan terhadap korban.

Dari Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Timur, Arvy Ledara Rohi memaparkan program bantuan hukum bagi masyarakat miskin agar warga kurang mampu dapat memperoleh akses keadilan secara setara.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Gelar Pasar Murah EPIK Mobile, Strategi Tekan Inflasi Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447

Sementara itu, Narendra Fajar Anggara menjelaskan pemanfaatan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta perpustakaan hukum sebagai sumber informasi yang mudah diakses masyarakat.

Plt Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumenep, Bambang Suyitno, S.H., M. Si, menegaskan bahwa penyuluhan hukum merupakan bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aturan hukum yang berlaku agar tercipta kehidupan bermasyarakat yang tertib, aman, dan harmonis.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pembinaan dan penyuluhan hukum, termasuk melalui fasilitasi pembentukan kelompok/keluarga sadar hukum dan peningkatan kapasitas aparatur desa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap budaya sadar hukum semakin kuat di tengah masyarakat dan mampu mendorong terciptanya lingkungan desa yang aman, tertib, dan berkeadilan.@ (rama)

Baca Juga:  Musdes RKPDes 2027, Pemdes Gunggung Tekankan Program Pemerintahan, Kesehatan, Pendidikan hingga Pemeliharaan PJU
Facebook Comments Box

Editor : Suaradara

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan
Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB