Majelis Salakan Jadi Ruang Sinergi Alumni, Santri, dan Simpatisan Lubangsa

- Editorial Team

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Suaradara.com, Semangat kolaborasi lintas generasi dari lingkungan Pondok Pesantren An-Nuqayah kembali menguat. Sejumlah alumni Daerah Lubangsa bersama santri aktif dan simpatisan menggagas sebuah forum kebersamaan bernama Majelis Salakan, sebagai wadah terbuka untuk menyatukan potensi, gagasan, dan kontribusi nyata bagi pesantren serta masyarakat luas.

Pembentukan Majelis Salakan berangkat dari keinginan bersama untuk terus mengabdi serta memberikan kontribusi nyata bagi almamater, masyarakat, bangsa, dan negara. Gagasan ini muncul dari diskusi para alumni yang kemudian mendapat respons positif dari berbagai pihak.

Majelis Salakan dihadirkan sebagai forum kebersamaan yang bersifat kultural dan partisipatif, dengan semangat memperkuat kontribusi secara produktif dalam mendukung pengembangan Lubangsa. Tidak berbentuk organisasi formal, majelis ini menjadi ruang sinergi yang cair, inklusif, dan berorientasi pada kemanfaatan bersama.

“Majelis Salakan diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan gagasan, potensi, dan sumber daya, baik dari alumni, santri aktif, maupun simpatisan secara guyub dan penuh kekeluargaan,” demikian tertuang dalam naskah pengantar pembentukan majelis tersebut.

Majelis Salakan diproyeksikan menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen Lubangsa, baik santri aktif, alumni, maupun simpatisan. Forum ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan, menjaga kesinambungan tradisi keilmuan dan keislaman, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, salah satu penggagas Majelis Salakan, Kiai Fathol Bari, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai keterlibatan berbagai elemen dalam Majelis Salakan menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Sikapi Ambiguitas Demokrasi, HMI Komisariat Paramadina Gelar Diskusi Publik

“Dengan melibatkan alumni, santri aktif, dan simpatisan, Majelis Salakan memiliki potensi besar untuk menjadi wadah yang produktif dan berdampak luas, baik untuk pesantren maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai keikhlasan, kebersamaan, dan tradisi pesantren agar tetap menjadi ruh dalam setiap gerakan majelis.

Adapun tujuan pembentukan Majelis Salakan meliputi:

Menjadi forum yang memperkuat partisipasi kolektif dalam mendukung pengembangan Lubangsa.

Menjaga dan melanjutkan nilai-nilai keislaman serta tradisi keilmuan pesantren.

Menghimpun potensi dan sumber daya dari alumni, santri aktif, dan simpatisan.

Mendorong peningkatan kompetensi di bidang keagamaan, akademik, dan kewirausahaan.

Mempererat jejaring dan silaturahmi sebagai kekuatan kolektif yang berkelanjutan.

Sebagai langkah awal, peresmian Majelis Salakan insyaallah akan dilaksanakan pada Minggu, 17 Mei 2026, bertempat di MAN Surabaya, dan akan diresmikan langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren An-Nuqayah daerah Lubangsa.

Baca Juga:  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kehadiran Majelis Salakan diharapkan menjadi wadah strategis yang mampu menyatukan potensi lintas generasi dalam mendorong kemajuan Lubangsa secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Direktur: Koperasi Pilar Strategis Peningkatan Kesejahteraan SDM
Momentum Harkopnas, Bupati Achmad Fauzi Ajak Insan Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Percepat Transformasi Digital
Bupati Sumenep Percayakan Inspektorat kepada Achmad Syahwan Efendi, Perkuat Pengawasan Internal dan Integritas Aparatur
Bupati Sumenep Sidak Hari Pertama MPLS di SMPN 1, Ada Apa?
Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan Gapura, Ditemukan Sejumlah Luka pada Tubuh Korban
Menuju Sumenep Lebih Berseri, Kadis Lingkungan Hidup Pimpin Langsung Aksi Bersih-Bersih dan Pemeliharaan Taman Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:26 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Direktur: Koperasi Pilar Strategis Peningkatan Kesejahteraan SDM

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:10 WIB

Momentum Harkopnas, Bupati Achmad Fauzi Ajak Insan Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Percepat Transformasi Digital

Senin, 13 Juli 2026 - 12:04 WIB

Bupati Sumenep Sidak Hari Pertama MPLS di SMPN 1, Ada Apa?

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmadi Fauzi Wongsojodu (baju putih) didamping Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Chainur Rasyid saat meninjau langsung proses budidaya sayuran hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok

Berita

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:55 WIB

Fauzi As, Pemerhati Kebijakan Publik

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 03:27 WIB