Sumenep, Suaradara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Gebyar Pajak 2026 yang dirangkai dengan Malam Anugerah Pajak Daerah di Lapangan Gotong Royong, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para wajib pajak, mitra pajak, serta pemerintah desa yang dinilai telah memberikan kontribusi dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui sektor pajak daerah.
Selain sebagai ajang pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Pasalnya, pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep.
Kepala Bapenda Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, menyampaikan bahwa Malam Anugerah Pajak Daerah 2026 memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan mitra pemerintah yang menunjukkan kontribusi terbaik dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
”Jadi, malam ini merupakan kegiatan Anugerah Pajak Daerah 2026. Ada lima kategori penghargaan yang diberikan, dan masing-masing kategori terdapat juara satu, dua, dan tiga,” kata Ferdiansyah Tetrajaya.
Pria yang karib disapa Dian tersebut menjelaskan bahwa, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus strategi pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah desa agar semakin aktif berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui pembayaran pajak.
”Ini merupakan bentuk reward kepada para pembayar pajak dan mitra pajak. Harapannya, masyarakat maupun pihak desa semakin bersemangat untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Sumenep melalui pajak daerah,” jelasnya.
Adapun lima kategori penghargaan yang diberikan meliputi desa dengan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tercepat, desa atau wajib pajak dengan pembayaran PBB-P2 terbesar, wajib pajak restoran, pembayar pajak makanan dan minuman (mamin) terbesar, serta mitra pajak dengan kontribusi pembayaran terbesar.
Menurut dia, penerima penghargaan tahun ini cukup bervariasi dibandingkan tahun sebelumnya. Pergantian nama penerima dalam sejumlah kategori menunjukkan adanya dinamika dan persaingan positif di antara para wajib pajak dalam meningkatkan kepatuhan.
”Memang cukup bervariasi. Ada yang tahun sebelumnya mendapatkan penghargaan, tetapi tahun ini tidak lagi. Artinya, terdapat perubahan dan persaingan yang cukup baik dalam kontribusi pembayaran pajak daerah,” terangnya.
Meski demikian, untuk kategori perusahaan dengan pembayaran PBB-P2 terbesar, terdapat perusahaan yang secara konsisten menempati posisi teratas. Bahkan, nilai pembayaran pajaknya mencapai lebih dari Rp1 miliar.
”Kalau dari sisi perusahaan pembayar pajak terbesar, mungkin masih belum tergeser. Setiap tahun masih dipegang oleh salah satu perusahaan yang kontribusi pembayaran PBB-P2-nya mencapai lebih dari Rp1 miliar,”‘ tambahnya.
Gebyar Pajak 2026 tersebut, dikemas dengan konsep hiburan musik rock. Penampilan musik cadas tersebut menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika tersebut, menyebut, pemilihan konsep musik rock bukan tanpa alasan.
Menurutnya, semangat dan energi yang identik dengan musik keras diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi jajaran Bapenda untuk bekerja lebih maksimal dalam mengoptimalkan potensi pajak daerah.
”Kenapa musik rock ditampilkan? Karena kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep. Ini menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk membangun semangat. Kalau semangat itu harus diiringi musik keras atau musik cadas, maka kami ingin mengambil inspirasi dari sana untuk bekerja lebih keras lagi,” ujarnya.
Dikatakan, semangat tersebut harus diterjemahkan dalam upaya nyata untuk menggali dan mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan pajak daerah yang masih bisa dikembangkan.
”Kami ingin semangat musik rock ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Bapenda untuk semakin keras bekerja, lebih kreatif, dan lebih optimal dalam menggali potensi pajak daerah di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.@ (***)
Penulis : Rama
Editor : Redaksi









