Sumenep, Suaradara.com – Dalam rangka meneguhkan soliditas organisasi sekaligus menumbuhkan semangat kepartaian di momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Sumenep bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menggelar kegiatan doa bersama serta santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor DPD Partai NasDem Sumenep, Jalan Trunojoyo, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026). Acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC, kader partai, serta puluhan anak yatim dan dhuafa.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai NasDem Sumenep, Akis Jasuli, S.IP.,M.Hub.Int menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pengurus DPD dan DPC yang hadir dalam kegiatan bulan suci Ramadan 1447 hijriyah yang dikemas dengan do’a bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, momentum bulan suci Ramadan merupakan kesempatan kita untuk meraih segala keberkahan dengan menebar nilai-nilai kebaikan di tengah-tengah masyarakat.
“Maka, dalam kesempatan ini kita (NasDem Sumenep) bersama sejumlah anak yatim dan dhu’afa berkumpul bersama, berdoa dan berbagai kebahagiaan,” tutur Akis panggilan akrab ketua DPD NasDem Sumenep.
Selain itu kata Akis, secara internal kepartaian, dengan kegiatan ini kita semakin memperkuat tali silaturahmi dan meneguhkan soliditas serta semangat-semangat kepartaian.
“Istikomah, kontinuitas adalah kata kunci untuk terus menumbuh kembangkan soliditas dan semangat ber-NasDem kita,” tegasnya.
Lebih lanjut Akis menegaskan, bahwa kebersamaan yang terbangun harus terus ditingkatkan. Termasuk kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan.
“Nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah-tengah masyarakat sangatlah penting. Karena kita yakin dengan konsep “Tebar Tuai”, siapa yang menebar kebaikan, maka dia juga akan menuai hasilnya,” pungkasnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta kegiatan bersama-sama memanjatkan doa, tak lama kemudian suara adzan Magrib berkumandang menandai waktu berbuka puasa. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.@ (fathor)








