Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan dan Akuntabilitas, DPMD Sumenep Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BUMDes Berbasis Aplikasi

- Editorial Team

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Fadholi, S.T., M.T, Kepala Bidang (Kabid) PUEKD pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep (dua dari kanan) saat pemaparan kepada para peserta Bimtek Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aplikasi

Foto: Fadholi, S.T., M.T, Kepala Bidang (Kabid) PUEKD pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep (dua dari kanan) saat pemaparan kepada para peserta Bimtek Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aplikasi

Sumenep, Suaradara.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aplikasi guna meningkatkan kapasitas kelembagaan dan profesionalisme pengelola BUMDes di daerah tersebut.

Kegiatan ini diikuti peserta dari 27 kecamatan yang terdiri atas pendamping desa serta perwakilan pengurus dan pelaksana BUMDes. Setiap kecamatan mengirimkan dua hingga tiga peserta untuk mendapatkan pembekalan terkait sistem pencatatan dan pelaporan keuangan berbasis digital.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP. M. Si, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerja Sama Desa (PUEKD), Fadholi, S.T., M.T, menjelaskan bahwa bimtek tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pengelola BUMDes mengenai pencatatan hingga pelaporan keuangan berbasis aplikasi yang telah distandardisasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Peserta dibekali penggunaan aplikasi yang telah distandardisasi, di antaranya aplikasi Pekanistan serta Forsa BUMDes dari BPKP. Ini merupakan langkah untuk mendorong pengelolaan BUMDes yang lebih profesional dan akuntabel,” kata Fadholi. Rabu (13/5/2026) usai kegiatan.

Ia menegaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk lebih menggairahkan kembali peran Bumdes sebagai garda terdepan lembaga perekonomian yang ada di desa dan supaya mereka (BUMDes) lebih profesional. Menurutnya, karena hari ini yang namanya digital sudah menjadi barang yang tidak bisa ditinggal dari kita semua dan sifatnya juga mungkin sangat penting.

Fadholi menambahkan, aplikasi yang digunakan bersifat offline sehingga akses data tetap berada dalam lingkup desa. Hal ini sejalan dengan prinsip tata kelola BUMDes yang berorientasi pada musyawarah desa sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan dan akses publik terhadap laporan keuangan.

Baca Juga:  Implementasikan Perpres 46/2025, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep Terapkan Kerja Sama Media Melalui E-Katalog

Ke depan, DPMD juga berencana membentuk forum BUMDes di tingkat kecamatan sebagai wadah diskusi dan pendampingan berkelanjutan. Program tersebut akan dilengkapi dengan kegiatan “tadarus aplikasi” untuk memperkuat pemahaman dan praktik penggunaan sistem secara berkesinambungan.

Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Klinik BUMDes DPMD Provinsi Jawa Timur, Novi Hendra Wirawan, menyampaikan bahwa penerapan aplikasi berbasis offline merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan BUMDes berjalan sesuai standar akuntansi.

“Aplikasi ini disiapkan dengan standar akuntansi oleh Kementerian Desa. Pendampingan akan terus dilakukan melalui Klinik BUMDes DPMD Provinsi Jawa Timur, tidak berhenti setelah bimtek selesai,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya akan membentuk kelompok pendampingan kecil agar setiap permasalahan yang dihadapi pengelola BUMDes dapat segera ditangani. Hal tersebut penting untuk memastikan kewajiban pelaporan keuangan kepada musyawarah desa dapat terpenuhi dengan baik dan sesuai standar akuntansi.

Baca Juga:  Layani Ratusan Pasien, Kunjungan Poli Terpadu RSUD Moh Anwar Terus Meningkat

“BUMDes harus dikelola secara profesional dan akuntabel. Kami akan terus melakukan pendampingan, baik secara online maupun offline, termasuk melalui pembelajaran berbasis daring yang dapat diakses pengelola BUMDes se-Jawa Timur,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas pengelola BUMDes semakin meningkat sehingga mampu menyusun laporan keuangan yang transparan, akuntabel, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.@ (rkb)

Facebook Comments Box

Editor : Suaradara

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Direktur: Koperasi Pilar Strategis Peningkatan Kesejahteraan SDM
Momentum Harkopnas, Bupati Achmad Fauzi Ajak Insan Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Percepat Transformasi Digital
Bupati Sumenep Percayakan Inspektorat kepada Achmad Syahwan Efendi, Perkuat Pengawasan Internal dan Integritas Aparatur
Bupati Sumenep Sidak Hari Pertama MPLS di SMPN 1, Ada Apa?
Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan Gapura, Ditemukan Sejumlah Luka pada Tubuh Korban
Menuju Sumenep Lebih Berseri, Kadis Lingkungan Hidup Pimpin Langsung Aksi Bersih-Bersih dan Pemeliharaan Taman Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:26 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Direktur: Koperasi Pilar Strategis Peningkatan Kesejahteraan SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sumenep Percayakan Inspektorat kepada Achmad Syahwan Efendi, Perkuat Pengawasan Internal dan Integritas Aparatur

Senin, 13 Juli 2026 - 12:04 WIB

Bupati Sumenep Sidak Hari Pertama MPLS di SMPN 1, Ada Apa?

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmadi Fauzi Wongsojodu (baju putih) didamping Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Chainur Rasyid saat meninjau langsung proses budidaya sayuran hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok

Berita

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:55 WIB

Fauzi As, Pemerhati Kebijakan Publik

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 03:27 WIB