Sumenep, Suaradara.com – Sejumlah warga di Dusun Karpote, Desa Karpote, Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
Kondisi kekeringan tersebut telah dirasakan warga sejak bulan lalu. Minimnya curah hujan menyebabkan ketersediaan air semakin berkurang, sementara sejumlah sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat mulai mengering. Sabtu (12/9/2026)
Salah seorang warga Dusun Karpote, Sani, mengatakan bahwa kekeringan sudah berlangsung sejak bulan lalu. Kondisi tersebut membuat masyarakat mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Di Dusun Karpote ini sudah mengalami kekeringan sejak bulan lalu. Air mulai sulit didapat karena kemarau panjang. Air sungai yang biasanya menjadi salah satu sumber utama juga sudah kering,” ujar Sani.
Akibat kondisi tersebut, warga kembali mengandalkan sumur untuk mendapatkan air. Mereka harus mengambil air menggunakan jerigen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurut Sani, mengeringnya air sungai turut memengaruhi sumber utama air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Kondisi ini membuat warga harus mencari sumber air alternatif agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.
“Warga berharap pemerintah, baik pemerintah desa maupun pemerintah daerah, dapat turun tangan memberikan bantuan air bersih serta mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang terjadi setiap musim kemarau,” ujarnya.
Selain itu kata Sani, masyarakat juga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian serius, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.
“Sementara itu, warga dusun Karpote, desa Karpote, mengambil air dari sumur menggunakan jerigen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kekeringan akibat kemarau panjang saat ini,” pungkasnya.
Sementara sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi kekeringan di Dusun Karpote maupun langkah penanganan yang akan dilakukan bagi warga terdampak.
Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi kekeringan serta upaya penanganannya.@ (***)
Penulis : Paong
Editor : Red









