Pemkab Sumenep Bakal Aktifkan Kembali Pos Curhat, Perkuat Aspirasi Perempuan di Desa

- Editorial Team

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Firmanto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumenep

Arif Firmanto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumenep

Sumenep, Suaradara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berencana mengaktifkan kembali Pos Curhat sebagai wadah komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, khususnya untuk menampung aspirasi serta persoalan yang dihadapi perempuan di tingkat desa.

Pengaktifan kembali fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kabupaten Sumenep.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan bahwa, Pos Curhat dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk menyampaikan berbagai persoalan, kebutuhan, maupun gagasan kepada pemerintah. Melalui fasilitas ini, aspirasi masyarakat diharapkan tidak sekedar berhenti sebagai keluhan, tetapi memiliki jalur tindak lanjut yang jelas.

“Media ini juga menjadi wadah bagi perempuan untuk menyampaikan persoalan dan permasalahan yang terjadi kepada pemerintah. Setiap gagasan dan persoalan yang terjadi pasti akan ditindaklanjuti oleh Pemkab,” kata Arif Firmanto, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Pemuda Merah Putih Pabian Hidupkan Semangat Kemerdekaan Lewat Lomba Titian Bambu

Ia menjelaskan, rencana pengaktifan kembali PosCurhat sejalan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Gender. Kebijakan tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dalam mendorong kesetaraan gander dan memberikan ruang bagi perempuan.

Menurut Arif, Pemerintah berupaya menyediakan ruang komunikasi yang memungkinkan perempuan menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dan kepentingan mereka.

“Media ini nanti akan tersedia di seluruh desa. Kami ingin menciptakan ruang yang nyaman dan adil untuk menjamin kesetaraan hak seluruh masyarakat, terutama perempuan,” ujarnya.

Arif menungkapkan bahwa, Pos Curhat bukan merupakan program baru di Kabupaten Sumenep. Fasilitas tersebut sebelumnya telah diterapkan di sejumlah desa, namun dalam perkembangannya tidak lagi berjalan secara optimal.

Baca Juga:  Wilayah Kepulauan Punya Tantangan Akses, Warga Pagerungan Besar Perkuat Gugus Tanggap Bencana

“Pos Curhat pernah berjalan di sejumlah desa, tetapi tidak aktif dalam perkembangannya. Oleh karena itu, kami rasa perlu menghidupkan kembali fasilitas ini agar fungsinya dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan pengaktifan kembali Pos Curhat perlu disertai mekanisme tindak lanjut yang jelas. Menurutnya, penyediaan ruang untuk menyampaikan aspirasi saja tidak cukup apabila tidak diikuti dengan langkah penyelesaian yang terukur.

Setiap aspirasi yang masuk, diharapkan memiliki jalur penanganan yang jelas, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun maupun melaksanakan program pembangunan.

“Jangan sampai masyarakat sudah menyampaikan persoalannya, tetapi tidak ada tindak lanjut. Karena itu, mekanismenya harus jelas agar aspirasi masyarakat benar-benar dapat menjadi bahan pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga:  Momentum Harkopnas, Bupati Achmad Fauzi Ajak Insan Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Percepat Transformasi Digital

Arif berharap pengaktifan kembali PosCurhat dapat mendorong masyarakat lebih aktif terlibat dalam proses pembangunan di lingkungannya.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, kebutuhan, dan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap Pos Curhat menjadi media komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah untuk mewujudkan pembangunan Sumenep yang lebih inklusif,” pungkasnya.@ (***)

Facebook Comments Box

Penulis : Rahman

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan
Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB