Sumenep, Suaradara.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes P2KB Sumenep tersebut menyasar kader dari enam posyandu, bidan desa, perawat desa, penanggung jawab promosi kesehatan (PJ Promkes), serta bidan koordinator (Bikor) Puskesmas Talango.
Supervisi fasilitatif ini bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat melalui pembinaan, pendampingan, dan komunikasi dua arah. Pendekatan tersebut menitikberatkan pada penguatan kapasitas kader, bukan sekadar mencari kekurangan dalam pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan ini, kader diharapkan mampu memberikan pelayanan sesuai standar operasional, meningkatkan kualitas kerja di lapangan, serta menyelesaikan berbagai kendala teknis secara bersama-sama.
Selain itu, supervisi juga diarahkan untuk memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan, mengevaluasi hambatan pelayanan secara berkala, serta mengoptimalkan fungsi fasilitas kesehatan di tingkat desa.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diisi dengan tiga agenda utama. Pertama, edukasi tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disampaikan Nurul Kamaria. Kedua, edukasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Yuli Mahendra. Ketiga, bimbingan teknis bagi kader yang disampaikan Ahmad Nawakil.
Materi tersebut diharapkan memperkuat pemahaman kader mengenai pencegahan penyakit, pemanfaatan layanan pemeriksaan kesehatan, serta peningkatan keterampilan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pembinaan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memastikan kader memiliki kemampuan yang memadai, baik dalam memberikan edukasi kesehatan maupun mendukung pelaksanaan program kesehatan di lingkungan desa.
Dinkes P2KB Sumenep mendorong terbangunnya pola pembinaan yang lebih konstruktif, dengan mengedepankan pendampingan, pemecahan masalah bersama, dan peningkatan kualitas pelayanan.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran warga untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.@ (rama)









