Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

- Editorial Team

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Sumenep memperkuat sinergi lintas program dan lintas sektor untuk mengoptimalkan implementasi pelayanan kesehatan primer dengan menggelar kegiatan promosi kesehatan (Promkes) @Suaradara.com

Dinas Kesehatan Sumenep memperkuat sinergi lintas program dan lintas sektor untuk mengoptimalkan implementasi pelayanan kesehatan primer dengan menggelar kegiatan promosi kesehatan (Promkes) @Suaradara.com

Sumenep, Suaradara.com – Dinas Kesehatan memperkuat sinergi lintas program dan lintas sektor untuk mengoptimalkan implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas. Upaya ini diarahkan pada penguatan promotif dan preventif, deteksi dini penyakit, serta pemerataan akses layanan kesehatan hingga tingkat keluarga.

Penguatan tersebut dibahas dalam kegiatan promosi kesehatan (Promkes) yang digelar di Hotel El Malik, Jumat (16/10/2026), mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini diikuti penanggung jawab program penyakit tidak menular (PTM), gizi, dan imunisasi, serta dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) bersama tim promosi kesehatan.

Kegiatan menghadirkan Ida Magfroh, SKM, selaku Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi, sebagai narasumber.

Baca Juga:  Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Diduga Terkait Kasus Sabu

Salah satu fokus pembahasan ialah penguatan lintas program dan lintas sektor (LP/LS) agar pelayanan kesehatan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dengan satu komitmen, satu data, dan satu tujuan.

Pendekatan ini menempatkan pencegahan penyakit sebagai prioritas sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pelayanan kesehatan primer juga diarahkan agar menjangkau seluruh fase kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia. Layanan tersebut mencakup upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif secara komprehensif dan berkualitas.

Penguatan promotif dan preventif menjadi perhatian utama tanpa mengesampingkan pelayanan pengobatan serta pemulihan pasien.

Selain itu, jejaring pelayanan kesehatan perlu diperkuat hingga tingkat kecamatan, desa atau kelurahan, dusun, RW, dan RT. Puskesmas, puskesmas pembantu (Pustu), Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), kader kesehatan, PKK, sekolah, serta unsur pemerintahan setempat didorong untuk bekerja secara terpadu.

Baca Juga:  Gerak Cepat Polres Sumenep Tindaklanjuti Temuan Warga Meninggal di Pajagalan

Penguatan juga dilakukan melalui Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) dengan memanfaatkan digitalisasi dan dashboard situasi kesehatan di tingkat desa atau kelurahan. Data tersebut menjadi salah satu instrumen untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat, menentukan prioritas intervensi, serta mendukung deteksi dini.

Kunjungan keluarga dan kunjungan rumah turut menjadi bagian penting dalam upaya menemukan risiko kesehatan lebih awal, sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.

Melalui penguatan LP/LS, perubahan yang diharapkan bukan sekadar penambahan program, melainkan pembenahan cara kerja pelayanan kesehatan. Program promosi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi, imunisasi, dan program lainnya perlu terhubung dengan dukungan sektor di luar kesehatan.

Baca Juga:  Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah

Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat upaya pencegahan di tingkat keluarga, meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan primer, serta menekan angka kesakitan dan kematian melalui intervensi yang lebih terarah dan berkelanjutan.@ (rama)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”
Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Daerah
Sipropam Polresta Sumenep Selidiki Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota, Indikasi Pelanggaran Ditemukan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB