Sumenep, Suaradara.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep terus memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), evaluasi capaian pembangunan, serta pemantauan tindak lanjut kebijakan strategis daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Memasuki Senin, 5 Oktober 2026, aktivitas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep di bawah koordinasi Kepala Bappeda, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., difokuskan pada pencermatan capaian pembangunan dan pengawalan berbagai agenda prioritas pemerintah daerah agar tetap selaras dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa, koordinasi dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan program pembangunan daerah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak terhadap masyarakat.
Menurutnya, setiap program perlu terus dipantau berdasarkan indikator dan target yang telah ditetapkan. Evaluasi secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih membutuhkan tindak lanjut.
“Koordinasi dan evaluasi harus terus dilakukan agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Arif Firmanto.
Salah satu perhatian Bappeda Sumenep adalah mencermati indikator kinerja dan capaian pembangunan daerah. Pemantauan tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah tindak lanjut terhadap aspek yang masih membutuhkan perhatian.
Melalui evaluasi berkala, setiap program prioritas diharapkan tetap berada pada jalur sasaran pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola perencanaan agar kebijakan yang disusun dapat diterjemahkan ke dalam pelaksanaan program secara terarah dan terukur.
Di bidang pelayanan publik, penguatan sinergi lintas perangkat daerah turut menjadi perhatian.
Bappeda mendorong agar kebijakan yang dirumuskan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi ditindaklanjuti melalui program yang membuka ruang partisipasi masyarakat, termasuk dalam penyampaian aspirasi dan pengaduan.
Salah satu upaya yang menjadi perhatian adalah dukungan terhadap pengaktifan kembali layanan pengaduan di tingkat desa. Keberadaan kanal pengaduan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah sekaligus membantu mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Menurut Arif, penyebarluasan informasi pembangunan merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai arah kebijakan, program prioritas, serta perkembangan pembangunan daerah.
“Transparansi informasi pembangunan penting agar masyarakat mengetahui program yang dijalankan pemerintah daerah sekaligus dapat ikut memberikan masukan,” katanya.
Untuk mendorong tersebut, koordinasi dengan perangkat daerah dan mitra strategis terus dilakukan untuk mengoptimalkan penyampaian informasi pembangunan melalui kanal resmi pemerintah.
Dengan demikian, informasi mengenai kebijakan dan program daerah diharapkan dapat diakses masyarakat secara lebih luas, sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam proses pembangunan.
Melalui penguatan koordinasi, evaluasi, dan pemantauan tindak lanjut kebijakan, Bappeda Sumenep berupaya menjaga kesinambungan antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap program yang telah ditetapkan dapat dipantau perkembangannya, dievaluasi secara berkala, serta disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, perencanaan pembangunan daerah diharapkan tidak hanya menjadi pedoman administratif, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong pelaksanaan kebijakan yang terarah, terukur, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.@ (***)
Penulis : Rahman
Editor : Redaksi









