Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Daerah

- Editorial Team

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Sumenep saat menyampaikan sambutan pada acara prosesi Arya Wiraraja dan festival musik Tong-Tong KEN 2026 @Media Center

Foto: Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Sumenep saat menyampaikan sambutan pada acara prosesi Arya Wiraraja dan festival musik Tong-Tong KEN 2026 @Media Center

Sumenep, Suaradara.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati di sela-sela kegiatan Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026 yang digelar di depan Masjid Jamik Sumenep, Sabtu (17/10/2026).

“Hari Jadi Kabupaten Sumenep bukan sekadar peringatan perjalanan sejarah, tetapi menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurut dia, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep memiliki makna penting dalam merefleksikan perjalanan sejarah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat, untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Percayakan Inspektorat kepada Achmad Syahwan Efendi, Perkuat Pengawasan Internal dan Integritas Aparatur

“Karena itu, persatuan dan gotong royong merupakan modal utama dalam mendorong kemajuan daerah, sehingga seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, serta memperkuat kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” terangnya.

Ia menyatakan, masyarakat di tengah keberagaman latar belakang, suku, budaya, serta kondisi geografis wilayah daratan dan kepulauan hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, bukan menjadi penghalang dalam membangun daerah.

“Perbedaan merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita bisa membangun Kabupaten Sumenep menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” jelasnya.

Bupati mengatakan bahwa, seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing, karena keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan dan program pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan, partisipasi, serta kerja sama seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Serap Aspirasi Warga Desa Babalan Lewat Program Curhat Kamtibmas

“Kemajuan Kabupaten Sumenep membutuhkan partisipasi seluruh pihak, karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026 menghadirkan kekayaan tradisi serta seni budaya Sumenep sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk merawat warisan budaya dan memperkuat identitas daerah.

“Kami mengharapkan semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Sumenep unggul, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.@ (***)

Facebook Comments Box

Penulis : Rama

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”
Sipropam Polresta Sumenep Selidiki Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota, Indikasi Pelanggaran Ditemukan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB