Operasi Gabungan di Sumenep, DPRKPP Temukan Angkutan Barang Belum Perpanjang Uji KIR

- Editorial Team

Selasa, 15 September 2026 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dadang Dedi Iskandar (baju putih) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan saat operasi gabungan skala besar kepatuhan pajak kendaraan bermotor @Suaradara.com

Dadang Dedi Iskandar (baju putih) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan saat operasi gabungan skala besar kepatuhan pajak kendaraan bermotor @Suaradara.com

Sumenep, Suaradara.com – Sumenep – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKPP) Kabupaten Sumenep menemukan sejumlah kendaraan angkutan barang yang belum melakukan perpanjangan uji berkala kendaraan bermotor atau uji KIR.

Temuan tersebut terungkap dalam operasi gabungan skala besar kepatuhan pajak kendaraan bermotor yang digelar di Kabupaten Sumenep, Selasa (15/9/2026). Dalam operasi tersebut, kendaraan angkutan barang menjadi salah satu sasaran pemeriksaan petugas

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKPP) Kabupaten Sumenep Dadang Dedi Iskandar, S.H, M.H, mengatakan pemeriksaan kendaraan tidak hanya menyasar pembayaran pajak, tetapi juga kelengkapan uji KIR.

“Kami memastikan kendaraan roda empat, khususnya angkutan barang, memiliki uji kir yang masih berlaku. Ini menjadi syarat penting untuk menjamin keselamatan di jalan,” kata Dadang Dedi Iskandar

Pria yang karib disapa Dadang tersebut menegaskan, uji KIR bukan sekadar dokumen administratif. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kendaraan angkutan barang berada dalam kondisi laik dan aman ketika digunakan.

Baca Juga:  Kapolsek Bluto Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Aeng Dake, Dorong Peran Aktif Jaga Kamtibmas

Dalam operasi apangan, petugas masih menemukan kendaraan angkutan barang yang belum melakukan perpanjangan uji KIR. Kondisi itu menjadi perhatian karena menyangkut aspek keselamatan pengemudi dan pengguna jalan.

“Kami masih menemukan kendaraan barang yang belum memperpanjang KIR. Padahal, pengurusan kir itu gratis dan wajib dilakukan oleh pemilik kendaraan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dikatakan, pemerintah bersama instansi terkait tidak ingin penertiban hanya berorientasi pada pemberian sanksi. Edukasi dan kesadaran pemilik kendaraan tetap menjadi bagian penting dari operasi.

Pendekatan humanis dilakukan dengan memberikan imbauan kepada pengendara yang belum memenuhi kewajibannya. Pemilik kendaraan diminta segera mengurus dokumen sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk sementara kami lakukan secara humanis dan persuasif. Kami mengingatkan masyarakat agar segera memenuhi kewajiban sebelum dilakukan tindakan sesuai aturan,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Perkuat Pertanian Lahan Kering Lewat Program HDDAP, Fokus Pisang, Cabai, dan Bawang Merah

Selain uji KIR, pemeriksaan juga berkaitan dengan administrasi dan pajak kendaraan bermotor. Pemerintah ingin seluruh kendaraan yang beroperasi di jalan memiliki dokumen yang lengkap dan sesuai ketentuan.

Dadang menyebut kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam pelaksanaan operasi gabungan. Setiap instansi memiliki peran untuk memastikan kendaraan memenuhi aspek administrasi dan keselamatan.

“Kami berkolaborasi dengan Polres, Samsat dan Bapenda untuk menertibkan administrasi kendaraan. Tujuannya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan,” tegasnya.

Ia mengingatkan pemilik kendaraan agar tidak mengabaikan kewajiban uji kir. Jika imbauan tidak dipatuhi, langkah penindakan akan dilakukan berdasarkan mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Kalau setelah diingatkan masih tidak memenuhi kewajiban, tentu ada sanksi. Penindakan akan kami lakukan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Dadang memastikan operasi gabungan tidak berhenti pada satu kegiatan. Sinergi antara Disperkimhub, kepolisian, UPT PPD dan Bapenda akan terus diperkuat untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat.

Baca Juga:  Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Menurut dia, tujuan utama penertiban adalah menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman dan selamat. Kepatuhan administrasi kendaraan diharapkan berjalan beriringan dengan kesadaran berlalu lintas.

“Kami akan terus berkolaborasi dan bersinergi agar pengguna jalan di Kabupaten Sumenep mendapatkan rasa aman, nyaman dan selamat saat berkendara,” pungkasnya.

Operasi gabungan tersebut turut dihadiri Kepala DPRKPP Sumenep Dadang Dedi Iskandar bersama jajaran. Hadir pula Kepala UPT PPD Sumenep, Samtiono, S.H., M.H., beserta jajaran.

Operasi gabungan skala besar tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban kendaraan bermotor di Kabupaten Sumenep.

Pemerintah berharap kesadaran pemilik kendaraan terhadap kewajiban pajak dan uji berkala semakin meningkat, sehingga aspek administrasi dan keselamatan dapat berjalan beriringan.@ (***)

Facebook Comments Box

Penulis : Rama

Editor : Red

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenang Jasa Leluhur, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Anugerah Pajak 2026, Pemkab Sumenep Apresiasi Wajib Pajak dan Mitra Berkontribusi bagi Daerah
Bupati Sumenep Raih Anugerah Cita Negeri 2026 KompasTV, Apresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pembangunan
Berpidato Bahasa Madura di Paripurna Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Paparkan Capaian Pembangunan
Pemkab Sumenep Raih 16 Penghargaan pada 2026, Pertahankan WTP Sembilan Tahun Berturut-Turut
Wujudkan Sumenep Bersih dan Sehat, Pemkab Luncurkan Program Bersih Pagi Hari
Aktivitas Pembangunan di Kawasan Pasar Bangkal Jadi Sorotan, Pengawasan UPTD Dipertanyakan, Konfirmasi Wartawan Tak Digubris
Bupati Sumenep Akan Buka Lomba Voli Pantai 2026, 88 Klub Siap Berlaga di Pantai Slopeng

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:19 WIB

Kenang Jasa Leluhur, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Jumat, 6 November 2026 - 13:06 WIB

Anugerah Pajak 2026, Pemkab Sumenep Apresiasi Wajib Pajak dan Mitra Berkontribusi bagi Daerah

Jumat, 6 November 2026 - 02:35 WIB

Bupati Sumenep Raih Anugerah Cita Negeri 2026 KompasTV, Apresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pembangunan

Kamis, 5 November 2026 - 21:19 WIB

Berpidato Bahasa Madura di Paripurna Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Paparkan Capaian Pembangunan

Kamis, 5 November 2026 - 21:05 WIB

Pemkab Sumenep Raih 16 Penghargaan pada 2026, Pertahankan WTP Sembilan Tahun Berturut-Turut

Berita Terbaru