Demi Keselamatan Pelayaran, Capt Budi Suherman Tegaskan Crew KM Sabuk Nusantara 51 Tidak Pernah Tolak atau Tinggalkan Penumpang

- Editorial Team

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Suaradara.com – Nakhoda KM Sabuk Nusantara 51, Capt Budi Suherman, M.Mar, memberikan klarifikasi terkait polemik keberangkatan kapal pada Voyage 004/2026, Rabu (18/2). Ia menegaskan bahwa keputusan percepatan keberangkatan semata-mata dilakukan demi keselamatan pelayaran dan untuk menghindari kelebihan muatan (overload).

Sesuai jadwal, kapal dijadwalkan berangkat pukul 20.00 WIB dari Pelabuhan Kalianget dengan tujuan Kangean dan Sapeken. Namun, karena jumlah penumpang yang membeli tiket secara online telah mencapai 360 orang mendekati batas kapasitas pihak kapal berkoordinasi dengan Syahbandar untuk mempercepat keberangkatan.

“Awalnya jadwal berangkat pukul 20.00 WIB. Karena tiket online sudah mencapai 360 jiwa, kami berkoordinasi dengan pihak Syahbandar agar kapal diberangkatkan lebih awal untuk menghindari overload dan menjaga keselamatan penumpang,” ujar Capt Budi Suherman kepada media ini, Kamis (19/2/2025).

Baca Juga:  Sikapi Ambiguitas Demokrasi, HMI Komisariat Paramadina Gelar Diskusi Publik

Kapal sempat lepas sandar sekitar pukul 18.45 WIB sembari dilakukan penyisiran (sweeping) jumlah penumpang di atas kapal. Hasilnya, total penumpang yang sudah berada di atas kapal mencapai 362 orang. Namun selang beberapa waktu, pihak Syahbandar Kalianget memerintahkan kapal untuk kembali sandar sekitar pukul 19.10 WIB guna koordinasi terkait kelengkapan dokumen pelayaran.

Nakhoda pun mematuhi instruksi tersebut dan kembali ke dermaga. Setelah dilakukan koordinasi, diketahui masih terdapat sekitar 30 calon penumpang di dermaga yang ingin ikut berlayar.

Namun, berdasarkan arahan petugas Syahbandar, tambahan penumpang tersebut tidak diizinkan naik karena jumlah penumpang di atas kapal telah mencapai batas yang ditentukan demi keselamatan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Tinjau Stand Kecamatan Nonggunong di Madura Night Vaganza

“Saya sempat berkomunikasi dengan Perwira Jaga agar penumpang bisa dimuat, apalagi sebagian ingin pulang kampung untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, petugas tetap tidak mengizinkan dengan pertimbangan keselamatan pelayaran,” jelasnya.

Capt Budi menegaskan, dirinya siap menerima penumpang tambahan apabila ada izin resmi dari Syahbandar. Namun karena izin tersebut tidak diberikan, keputusan akhir tetap berada di tangan otoritas pelabuhan.

“Sebagai nahkoda, saya tidak memiliki kewenangan mengizinkan kapal berlayar tanpa persetujuan Syahbandar. Begitu pula terkait penumpang tambahan. Selama tidak ada izin, gangway tetap kami tutup,” tegasnya.

Setelah dilakukan pengecekan ulang jumlah penumpang, Perwira Jaga akhirnya memberikan izin keberangkatan pada pukul 19.50 WIB. Kapal pun melanjutkan pelayaran menuju Kangean dan Sapeken.

Baca Juga:  Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Capt Budi kembali menekankan bahwa seluruh tindakan yang diambil awak kapal murni mempertimbangkan aspek keselamatan.

“Kami crew Sabuk Nusantara 51 tidak pernah menolak atau sengaja meninggalkan penumpang. Keputusan percepatan keberangkatan dilakukan agar tidak terjadi kelebihan muatan serta demi keselamatan penumpang dan kapal selama pelayaran,” pungkasnya.

Adapun rincian jumlah penumpang dalam pelayaran tersebut adalah sebagai berikut:

Kalianget – Kangean: 5 jiwa
Kalianget – Sapeken: 23 jiwa
Total pembelian tiket online: 332 jiwa
Total Hasil sweeping tambahan: 30 jiwa
Total penumpang on board: 362 jiwa

Dengan klarifikasi ini, pihak kapal berharap tidak ada kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait proses keberangkatan kapal pada Voyage 004/2026 tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Ong

Editor : Red

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan
Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB