LDK Universitas Wiraraja Gelar Telisik Isu Keumatan dan Kebangsaan, Bahas Moderasi Beragama dan Politik Identitas

- Editorial Team

Sabtu, 25 April 2026 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Suaradara.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) sukses menggelar program unggulan bertajuk “Telessik Isu Keumatan“, sebuah forum diskusi kritis yang menyoroti dinamika sosial-politik terkini.

Kegiatan yang digelar di dinas pertanian ini mengangkat tema sentral, “Moderasi Beragama dan Politik Identitas”,

Acara tersebut dikemas dengan konsep dialog interaktif yang menghadirkan dua narasumber kompeten untuk membedah bagaimana mahasiswa harus memposisikan diri di tengah tarikan politik identitas yang seringkali memecah belah.

Ketua Pelaksana Nur Fawaid Aziz, menyampaikan bahwa forum ini sengaja dirancang untuk mempertemukan berbagai sudut pandang mahasiswa.

“Lewat program Telessik Isu Keumatan ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga bijak dalam beragama dan berpolitik. Moderasi adalah kunci agar perbedaan tidak menjadi perpecahan,” kata Nur Fawaid Aziz, Sabtu (254/2026)

Baca Juga:  Pemdes Gunggung Gelar Musdes Penyusunan RKPDes 2027 dan DU RKPDes 2028

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anggota internal LDK, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen organisasi, di antaranya Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) se-Kabupaten Sumenep, Organisasi Daerah (Orda), serta seluruh UKM di lingkungan Universitas Wiraraja.

Kehadiran berbagai organisasi ini memicu diskusi yang dinamis, terutama saat sesi tanya jawab berlangsung. Para peserta tampak antusias melontarkan pertanyaan kritis mengenai implementasi moderasi beragama di lapangan serta dampak politik identitas terhadap stabilitas daerah.

Dua narasumber yang hadir, Hasyim Khafani, S.H. dan Dr. Wilda Rasaili, S. IP, M. A., sepakat bahwa mahasiswa sebagai agent of change harus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan perdamaian dan menolak penggunaan sentimen agama untuk kepentingan politik praktis.

Baca Juga:  Pj Kades Gunggung Tegaskan Pembangunan Desa Akan Fokus pada Kebutuhan Paling Prioritas

Melalui diskusi panel ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi pemikiran yang bisa diaplikasikan oleh para mahasiswa dalam menjaga kerukunan, baik di dalam lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat luas.

Facebook Comments Box

Penulis : Dara

Editor : Misrawi

Sumber Berita: Suaradara

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Warga Dusun Karpote Sumenep Kesulitan Air Bersih
Sambung Roso, Cara Kapolresta Sumenep Bangun Komunikasi Dekat dengan Masyarakat
Angkat Tema Keraton Sumenep, Puluhan Peserta Siap Ramaikan MEC 2026
Kunjungi Sumenep, Bappenas Dorong Penguatan Infrastruktur, Hilirisasi Garam hingga Konversi Energi di Kepulauan
Setetes Darah Sangat Berarti, Sekda Agus Ajak ASN Donor Darah untuk Kemanusiaan
Kunjungi Diskominfo Sumenep, Sekda Agus Dwi Saputra Tekankan Disiplin dan Budaya Inovasi ASN
Bupati Sumenep Lantik Empat Kepala OPD, Tekankan Integritas, Kolaborasi dan Pelayanan Publik
Pj Kades Gunggung Tegaskan Pembangunan Desa Akan Fokus pada Kebutuhan Paling Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:38 WIB

Kemarau Panjang, Warga Dusun Karpote Sumenep Kesulitan Air Bersih

Sabtu, 12 September 2026 - 11:29 WIB

Sambung Roso, Cara Kapolresta Sumenep Bangun Komunikasi Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 21:03 WIB

Angkat Tema Keraton Sumenep, Puluhan Peserta Siap Ramaikan MEC 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:43 WIB

Kunjungi Sumenep, Bappenas Dorong Penguatan Infrastruktur, Hilirisasi Garam hingga Konversi Energi di Kepulauan

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Setetes Darah Sangat Berarti, Sekda Agus Ajak ASN Donor Darah untuk Kemanusiaan

Berita Terbaru