Pansus DPRD Sumenep Rampungkan Evaluasi LKPJ Bupati 2025, Lima Poin Rekomendasi Konstruktif Disampaikan

- Editorial Team

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Suaradara.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 resmi menuntaskan proses evaluasi. Hasil kerja maraton tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD pada Kamis (30/4/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, SH., dan dihadiri pimpinan serta anggota dewan bersama jajaran eksekutif yang dipimpin Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH., MH.

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa pembahasan LKPJ telah berjalan sesuai jadwal Badan Musyawarah, yakni sejak 10 hingga 29 April 2026.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, proses evaluasi ini memiliki landasan hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Ayat (3) Permendagri Nomor 18 Tahun 2020 tentang pedoman evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Baca Juga:  MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Sekolah Nyaman Bebas Perundungan

“Nantinya, poin-poin yang dihasilkan oleh Pansus akan menjadi fondasi utama bagi DPRD untuk menerbitkan rekomendasi resmi kepada Bupati,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Juru Bicara Pansus, H. Hosnan, S.IP., MAP., memaparkan narasi mendalam mengenai potret pembangunan Sumenep.

Menurutnya, tahun anggaran 2025 merupakan periode krusial bagi pemerintah daerah untuk menjaga ritme pembangunan yang berkelanjutan. Pansus menyadari bahwa Sumenep memiliki tantangan unik, terutama karena karakteristik geografisnya yang memadukan wilayah daratan dan kepulauan.

“Pemerintah daerah telah berupaya menjalankan berbagai program dengan semangat peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Hosnan dalam laporannya.

Secara garis besar, legislatif memandang roda pemerintahan di bawah nakhoda bupati sepanjang tahun 2025 telah menunjukkan performa yang patut mendapatkan apresiasi. Arah kebijakan dinilai sudah berada pada jalur yang benar demi mendongkrak level kesejahteraan warga di ujung timur Pulau Madura ini.

Baca Juga:  Momentum Harkopnas, Bupati Achmad Fauzi Ajak Insan Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Percepat Transformasi Digital

Meski demikian, pansus menegaskan bahwa evaluasi tetap diperlukan sebagai bagian dari ikhtiar penyempurnaan yang tidak boleh berhenti. Sebagai wujud kontribusi nyata, pansus merumuskan lima poin rekomendasi konstruktif yang harus menjadi atensi serius pihak eksekutif.

Pertama, terkait penurunan belanja modal. Pansus mendesak pemkab untuk menyiapkan strategi alternatif agar pertumbuhan ekonomi tidak tersendat.
Sinergi dengan pihak swasta melalui skema kemitraan serta prioritas proyek yang presisi menjadi kunci agar kualitas layanan publik tetap terjaga.

Kedua, Pansus mendorong penguatan kebijakan publik yang berbasis riset dan kebutuhan rill di lapangan, bukan sekadar administratif. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efisiensi belanja harus dilakukan secara bertahap namun konsisten di setiap perangkat daerah.

Baca Juga:  HMPH Universitas Wiraraja Sumenep Gelar Sekolah Advokasi, Bahas KUHP–KUHAP Baru dan Ancaman Kriminalisasi

Ketiga, aspek pengawasan internal menjadi sorotan. Kinerja pengawas harus diperkuat hingga ke tingkat desa demi mendisiplinkan tata kelola anggaran.

Keempat, keadilan infrastruktur. Pembangunan harus dirasakan merata oleh masyarakat, baik yang tinggal di daratan maupun di pelosok kepulauan.

Selain fisik, validasi data penerima bantuan sosial juga harus dibenahi agar program intervensi kemiskinan bisa benar-benar tepat sasaran.

Kelima, sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar kualitasnya.
Pansus meminta adanya pemerataan tenaga medis dan guru di wilayah kepulauan agar tidak terjadi ketimpangan kualitas sumber daya manusia.

Menutup laporannya, Pansus DPRD memberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep atas dedikasinya sepanjang tahun 2025.@ (rama)

Facebook Comments Box

Editor : Suaradara

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Direktur: Koperasi Pilar Strategis Peningkatan Kesejahteraan SDM
Momentum Harkopnas, Bupati Achmad Fauzi Ajak Insan Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Percepat Transformasi Digital
Bupati Sumenep Percayakan Inspektorat kepada Achmad Syahwan Efendi, Perkuat Pengawasan Internal dan Integritas Aparatur
Bupati Sumenep Sidak Hari Pertama MPLS di SMPN 1, Ada Apa?
Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Area Persawahan Gapura, Ditemukan Sejumlah Luka pada Tubuh Korban
Menuju Sumenep Lebih Berseri, Kadis Lingkungan Hidup Pimpin Langsung Aksi Bersih-Bersih dan Pemeliharaan Taman Kota

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:26 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Direktur: Koperasi Pilar Strategis Peningkatan Kesejahteraan SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sumenep Percayakan Inspektorat kepada Achmad Syahwan Efendi, Perkuat Pengawasan Internal dan Integritas Aparatur

Senin, 13 Juli 2026 - 12:04 WIB

Bupati Sumenep Sidak Hari Pertama MPLS di SMPN 1, Ada Apa?

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmadi Fauzi Wongsojodu (baju putih) didamping Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Chainur Rasyid saat meninjau langsung proses budidaya sayuran hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok

Berita

Pemkab Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:55 WIB

Fauzi As, Pemerhati Kebijakan Publik

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 03:27 WIB