Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan dan Akuntabilitas, DPMD Sumenep Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BUMDes Berbasis Aplikasi

- Editorial Team

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Fadholi, S.T., M.T, Kepala Bidang (Kabid) PUEKD pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep (dua dari kanan) saat pemaparan kepada para peserta Bimtek Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aplikasi

Foto: Fadholi, S.T., M.T, Kepala Bidang (Kabid) PUEKD pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep (dua dari kanan) saat pemaparan kepada para peserta Bimtek Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aplikasi

Sumenep, Suaradara.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aplikasi guna meningkatkan kapasitas kelembagaan dan profesionalisme pengelola BUMDes di daerah tersebut.

Kegiatan ini diikuti peserta dari 27 kecamatan yang terdiri atas pendamping desa serta perwakilan pengurus dan pelaksana BUMDes. Setiap kecamatan mengirimkan dua hingga tiga peserta untuk mendapatkan pembekalan terkait sistem pencatatan dan pelaporan keuangan berbasis digital.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP. M. Si, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerja Sama Desa (PUEKD), Fadholi, S.T., M.T, menjelaskan bahwa bimtek tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pengelola BUMDes mengenai pencatatan hingga pelaporan keuangan berbasis aplikasi yang telah distandardisasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Baca Juga:  Implementasikan Perpres 46/2025, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep Terapkan Kerja Sama Media Melalui E-Katalog

“Peserta dibekali penggunaan aplikasi yang telah distandardisasi, di antaranya aplikasi Pekanistan serta Forsa BUMDes dari BPKP. Ini merupakan langkah untuk mendorong pengelolaan BUMDes yang lebih profesional dan akuntabel,” kata Fadholi. Rabu (13/5/2026) usai kegiatan.

Ia menegaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk lebih menggairahkan kembali peran Bumdes sebagai garda terdepan lembaga perekonomian yang ada di desa dan supaya mereka (BUMDes) lebih profesional. Menurutnya, karena hari ini yang namanya digital sudah menjadi barang yang tidak bisa ditinggal dari kita semua dan sifatnya juga mungkin sangat penting.

Fadholi menambahkan, aplikasi yang digunakan bersifat offline sehingga akses data tetap berada dalam lingkup desa. Hal ini sejalan dengan prinsip tata kelola BUMDes yang berorientasi pada musyawarah desa sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan dan akses publik terhadap laporan keuangan.

Baca Juga:  Maulid Nabi, Diskominfo Sumenep Ajak Pegawai Teladani Sifat Rasulullah

Ke depan, DPMD juga berencana membentuk forum BUMDes di tingkat kecamatan sebagai wadah diskusi dan pendampingan berkelanjutan. Program tersebut akan dilengkapi dengan kegiatan “tadarus aplikasi” untuk memperkuat pemahaman dan praktik penggunaan sistem secara berkesinambungan.

Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Klinik BUMDes DPMD Provinsi Jawa Timur, Novi Hendra Wirawan, menyampaikan bahwa penerapan aplikasi berbasis offline merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan BUMDes berjalan sesuai standar akuntansi.

“Aplikasi ini disiapkan dengan standar akuntansi oleh Kementerian Desa. Pendampingan akan terus dilakukan melalui Klinik BUMDes DPMD Provinsi Jawa Timur, tidak berhenti setelah bimtek selesai,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya akan membentuk kelompok pendampingan kecil agar setiap permasalahan yang dihadapi pengelola BUMDes dapat segera ditangani. Hal tersebut penting untuk memastikan kewajiban pelaporan keuangan kepada musyawarah desa dapat terpenuhi dengan baik dan sesuai standar akuntansi.

Baca Juga:  Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Jadi Kekuatan Baru Percepat Pembanguna

“BUMDes harus dikelola secara profesional dan akuntabel. Kami akan terus melakukan pendampingan, baik secara online maupun offline, termasuk melalui pembelajaran berbasis daring yang dapat diakses pengelola BUMDes se-Jawa Timur,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas pengelola BUMDes semakin meningkat sehingga mampu menyusun laporan keuangan yang transparan, akuntabel, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.@ (rkb)

Facebook Comments Box

Editor : Suaradara

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan
Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB