Sambut Hari Santri 2026, Pagar Nusa Sumenep Gelar Istighosah, Ketua PCNU Tekankan Peran Strategis Santri

- Editorial Team

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PC PSNU) Pagar Nusa Sumenep menggelar istighosah bersama di Markas Besar Pagar Nusa, Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar, Pangarangan, Sumenep @Suaradara.com

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PC PSNU) Pagar Nusa Sumenep menggelar istighosah bersama di Markas Besar Pagar Nusa, Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar, Pangarangan, Sumenep @Suaradara.com

Sumenep, Suaradara.com – Menyambut Hari Santri Nasional 2026, Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PC PSNU) Pagar Nusa Sumenep menggelar istighosah bersama di Markas Besar Pagar Nusa, Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar, Pangarangan, Sumenep.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PCNU Sumenep, KH Widad Rahim, beserta jajaran pengurus dan keluarga besar Pagar Nusa. Istiqosah berlangsung khidmat sebagai ikhtiar spiritual untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta meneguhkan komitmen dalam melanjutkan perjuangan para ulama.

Dalam sambutannya, KH Widad Rahim menekankan pentingnya peran strategis santri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Santri tidak hanya menjadi bagian dari tradisi pendidikan pesantren, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, merawat persatuan, serta berkontribusi menghadapi berbagai tantangan zaman.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sumenep Fraksi NasDem Apresiasi Ketegasan Aparat Larang Penambangan Pasir Laut di Masalembu

Peran strategis tersebut menuntut santri untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan, memperkuat akhlak, dan membangun kepedulian sosial. Dengan bekal ilmu agama, karakter yang kuat, serta semangat pengabdian, santri diharapkan mampu mengambil bagian dalam pembangunan masyarakat dan menjaga keberlangsungan nilai-nilai luhur bangsa.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan santri dan ulama dalam perjalanan sejarah Indonesia. Semangat resolusi jihad dan perjuangan para pendahulu perlu diteruskan melalui kerja nyata, keteladanan, serta pengabdian yang berkelanjutan.

Bagi keluarga besar Pagar Nusa, nilai-nilai kesantrian juga menjadi landasan penting dalam membentuk pendekar yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kokoh secara spiritual, santun dalam perilaku, serta teguh dalam menjaga kehormatan ulama dan pesantren.

Baca Juga:  Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Melalui istighosah ini, PC PSNU Pagar Nusa Sumenep meneguhkan kembali bahwa kekuatan seorang pendekar tidak semata-mata terletak pada kemampuan bela diri, tetapi juga pada kedalaman iman, keluhuran akhlak, kedisiplinan, dan kesediaan untuk berkhidmah kepada agama, organisasi, masyarakat, dan bangsa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ikhtiar batin untuk memohon pertolongan dan keberkahan Allah SWT agar para santri, pendekar, ulama, serta seluruh masyarakat senantiasa diberikan keselamatan dan kekuatan dalam meneruskan perjuangan menuju kehidupan yang damai dan maslahat.

Semangat Hari Santri 2026 diharapkan menjadi energi bagi seluruh kader Pagar Nusa untuk terus menjaga tradisi pesantren, memperkuat persaudaraan, dan meneruskan khidmah Nahdlatul Ulama.

Mengabdi tanpa batas, menjaga tradisi, menguatkan persaudaraan, dan meneguhkan khidmah kepada ulama.@ (***)

Baca Juga:  Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Facebook Comments Box

Penulis : Kamsil

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suaradara.com

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan
Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB