HMPH Universitas Wiraraja Sumenep Gelar Sekolah Advokasi, Bahas KUHP–KUHAP Baru dan Ancaman Kriminalisasi

- Editorial Team

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum (HMPH) Universitas Wiraraja, saat sesi foto bersama usai kegiatan Sekolah Advokasi

Foto: Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum (HMPH) Universitas Wiraraja, saat sesi foto bersama usai kegiatan Sekolah Advokasi

Sumenep, Suaradara.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum (HMPH) Universitas Wiraraja (Unija) menggelar program kerja Sekolah Advokasi dengan tema “KUHP dan KUHAP Baru: Reformasi Hukum, Kesiapan Penegak Hukum, dan Ancaman Kriminalisasi di Indonesia”, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai perubahan dalam KUHP dan KUHAP baru sekaligus mengidentifikasi potensi ancaman kriminalisasi terhadap masyarakat.

Ketua Pelaksana Seminar Sekolah Advokasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum, Jihan Shafira Azzahra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait dunia hukum.

Ia menegaskan bahwa seminar ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mengasah kemampuan praktis dalam membela hak dan memperjuangkan keadilan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Hadiri Pemaparan Akademisi UTM Terkait Raperda Pengelolaan BMD, Pansus I DPRD Sumenep Beri Catatan Penting

“Seminar Sekolah Advokasi ini kami selenggarakan sebagai bentuk komitmen Hima prodi hukum dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa hukum, khususnya dalam memahami peran aparat penegak hukum tidak hanya secara teoritis, tetapi juga dalam praktik nyata di tengah masyarakat. Kami ingin mahasiswa mampu melihat hukum tidak sekadar sebagai aturan, melainkan sebagai instrumen untuk memperjuangkan keadilan,” terangnya, Selasa (5/5/2026)

Kegiatan ini turut dihadiri Dekan Fakultas Hukum Universitas Wiraraja, Dr. Zainuri, S.H., M.H., Pembina Hima Prodi Hukum Anita, S.H., M.H., serta Wakil Dekan II Dr. Moh. Zeinnuddin, S.H., S.HI., M.Hum.

Program kerja Sekolah Advokasi ini dibuat tidak hanya untuk organisasi mahasiswa hukum. Melainkan juga mengundang organisasi mahasiswa lintas program studi, diantaranya, Himalogista, Himakeb, Himagri, Himmaraja, Hima, SECo, Hima eeco, Himika, Himsi, Himatsu, Himapap, Himadkv, Himabisdig, Hmja, Himatika.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Daerah

Kehadiran berbagai organisasi dari fakultas lain yang tidak hanya dari bidang hukum, membuat Sekolah Advokasi berlangsung dinamis, terutama saat sesi diskusi. Beragam pertanyaan dan pandangan muncul, mulai dari KUHP dan KUHAP baru hingga isu potensi kriminalisasi, yang menunjukkan bahwa isu hukum relevan bagi semua kalangan.

Dua Narasumber yang hadir, OOS Ariyanto S.H.,M.H dan Bayu Eka Prasetyo S.H, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengawal isu-isu hukum. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga berani bersuara dan bersikap kritis terhadap potensi ketidakadilan, termasuk dalam menghadapi ancaman kriminalisasi di masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya pemikiran yang aplikatif dari mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan hukum. Tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga mampu menciptakan sikap yang lebih adil, kritis, dan bertanggung jawab.@ (***)

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus KJS 2026–2029 Berlangsung Khidmat, Madura Ethnic Carnival Resmi Diluncurkan
Facebook Comments Box

Penulis : Dara

Editor : Suaradara

Follow WhatsApp Channel suaradara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan
Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep
Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat
Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga
Ikhtiar Spiritual, Bupati Sumenep Ajak ASN Baca Surat Al-Waqi’ah
Pemkab Sumenep Terbitkan SE Pakaian Santri bagi ASN dan Non ASN
Festival Musik Tong-Tong se-Madura Semarak, Diskominfo Sumenep Gaungkan Kampanye Digital Lewat “Nongtong Bareng”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family Digelar, Puluhan Grup Siap Unjuk Kemampuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mutu Persalinan dan Ketepatan Pelaporan Kematian Ibu-Bayi, Jadi Perhatian Dinkes P2KB Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Dinkes Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Pencegahan Penyakit dari Tingkat Keluarga

Berita Terbaru

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperkuat pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan supervisi fasilitatif bagi kader Posyandu di Desa Poteran, Kecamatan Talango

Berita

Dinkes P2KB Sumenep Bina Kader Posyandu di Desa Poteran

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:28 WIB